Senin, 08 Januari 2018

2017 Lalu ...

Engga terasa udah 2018 aja ... gila boong aja engga terasa, katanya kalau kita menikmati prosesnya memang semuanya engga terasa, tapi engga gitu juga sih senikmat-nikmatnya proses pasti ada semua ada rasanya., semua ada masanya. Sudah genap seminggu 2017 berlalu, belum terlalu terlambat kan buat posting 2017 ku yang lalu ? sebagai persembahan penyambutan 2018, flashback itu perlu. Tak akan ada masa depan bila tak ada masa lalu, mereka sibuk melupakan masa lalu untuk masa depan yang lebih baik.... katanya, begitu pun aku waktu itu, sebelum sadar sesungguhnya setiap proses tak ada yang bisa di lupakan, yang berkesan yang memiliki pembelajaran, yang pait yang dapat memberi arti manis saat manis itu tiba menghampiri, yang menyesal yang akan memberitahu bagaimana harusnya bersyukur. 
Mungkin tidak semuanya ku ingat betul 2017 lalu, seperti yang ku katakan "hanya yang berkesan sajalah yang memiliki pembelajaran" Sama seperti tahun-tahun sebelumnya ... selalu ada mereka yang datang dan pergi, menurut ku setiap mereka yang datang dan pergi memiliki 'porsi' dan 'job desk' nya masing-masing, setelah job desk nya selesai disana pula porsi ia dalam kehidupan kita habis, entah sebagai pelajaran, kenangan atau mereka sebenarnya akan jadi bagian masa depan kita. Dan entah pula ia pergi dengan cara yang 'pamit' atau 'nyelonong aja' atau mungkin kita usir ? hihihi sadis amat. 

Bulan-bulan awal masih menjadi bulan tenang, mungkin ia menjadi bulan yang tetap stabil untuk masa adaptasiku di 2017.
Di awali isi dengan pelatihan ku untuk lebih mantap menjadi seseorang yang lebih diakui di profesinya, agak beban memang rasanya seperti mengulang dunia perkuliahan  yang tak terlalu ku sukai, (mungkin aku akan cerita masalah ini nanti hehehe). Tapi tak apa, aku sangat bangga menjalaninya ... toh aku pun alhamdulilahnya sudah menyelesaikannya. Aku kini pun mulai merasa ini bagian dari dalam diri ku juga yang mulai mendarah daging, yang bila pun ditinggalkan 99% aku pasti akan merindukannya. Singkat cerita, aku upgrade ilmu baru ku tentang Kebidanan, so welcome Serifikat APN ! 

Oh hey short holiday ! New place to add my travel list, Purwakarta 3 jam dari jakarta. Belajar untuk solo traveling sedikit, tapi aku pun tak sepenuhnya sendiri, disana ada teman rasa kaka yang siap jadi tour guide ! u are awesome PWK ! wait me to come back yes! 

Rezeki ku untuk berkarya tak pernah putus, terima kasih Allah, selalu tau apa yang rima mau ! :') . Rezeki main bareng sahabat ke tempat yang "agak" jauh bertigaan kaya ban Bajaj, masuk rumah hantu, yang hebohnya ngelebihin dari teriakan hantunya sendiri, nikmati sore diatas bianglala dengan sesekali menertawai kebodohan-kebodohan kita, jangan lupa kamera mu ! moment ini tak akan terulang, iya ... itu selalu rezeki buat ku. bulan bulan ini pun di isi dengan perdananya aku menjadi juri, yang biasanya di nilai juri, kini aku diposisi juri, ini bagian dari project sahabat sepermainan blog dengan ku, happy to hear that beb, seperti pepatah panutan kita.. bekerjalah dengan passion. Kadang materi tak berati bila kamu tak menikmati pekerjaan mu. And you prove it darling ! I'll go there soon!.

Pertemuan ketidaksengajaan teman baru, Entahlah ... senang , bingung, lucu, bercampur. ada beberapa konflik lucu yang mungkin tak bisa ku ceritakan, tapi pasti aku akan kenang. hihihihi.
Konflik lucu ku perlahan mereda... tapi seseorang membuat konflik baru di dada ku, membuat seperti ada letupan-letupan api kecil yang membuat hypotalamus ku memberikan sinyal untuk bibir ku tak berhenti tersenyum bila mengingatnya. Dan hal lainnya aku punya destinasi dan atmosfir baru. Travelling ke tempat baru, dengan rasa berbeda kali ini !  

Ia datang lagi, masa lalu ku yang tak kunjung usai, hati yang dibuat terombang ambing tak kunjung selesai, selalu seperti itu. Aku, kamu, pantai, dua kali moment ini terulang, dan ribuan kali rasa yang ingin ku bunuh ini tak kunjung hilang. Mau mu apa ?.

Tempat lucu menjadi bagian dari pelampiasan destinasi untuk aku tetap bisa lebih menikmati yang ada sekelilingku, setelah mereka yang terbaik, yang tetap ada menemani ku :)

Jika Tuhan sudah berkehendak, semua bisa terjadi... tak hentinya ku berucap syukur, mungkin bagi lainnya itu hal sepele, tapi menurut ku tangga kehidupan itu nyata, tangga bukan eskalator. Untuk mencapai atas, kamu tetap harus menyusuri anak tangga, entah harus terjatuh karna terpeleset atau butuh untuk berhenti sejenak karna lelah mu. Dan tak ada usaha yang membohongi hasil, terima kasih untuk kesempatan emas yang kau buat begitu indahnya ya Rabb. 

Ingatan ku beberapa tahun lalu kembali menemani ku di ruangan yang tak ku harapkan aku berada disana untuk menemani cinta pertama di hidup ku melawan rasa sakitnya, kembali mengingat mengapa aku bisa menjadi seperti sekarang ini, kembali mengingat sekiranya sedikit kebahagiaan itulah yang aku harap bisa membuat mereka bangga padaku, dan sedikit harap waktu itu beliau cepat sembuh bila ku ikuti keinginannya. Sudah pa... jangan kembali ke ruangan dengan keca jendela kecil untuk kami melihat mu dari luar.

Setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan, begitu pula yang aku rasakan saat itu, berkecamuk pikiran ku,di keadaan ku yang saat itu merasa berada pada titik terendah, tapi Allah selalu memberi kemudahan disaat yang sekiranya bagian dari tangga ke atas ku. Dan para sahabat yang dikirim untuk mempermudah segalanya, Terima Kasih :). 

Akhir tahun memang yang terberat dari 2017 ku, bulan yang ku damba-dambakan karena merupakan hari lahir ku menjadi bulan dimana ujian ku menjadi seseorang yang akan "Naik Kelas". Sebagian orang-orang special yang ku harapkan membuat ku tersenyum di hari yang ku dambakan ....untuk sekedar mengucapkan & memberi ku doa-doa tak kunjung muncul.... hmm anggaplah ia sedang sibuk, aku mengerti, lagipula di beberapa tahun belakangan ini, aku tak pernah berharap banyak bahagia yang lebih di hari kelahiranku, bukan tak bersyukur atas apa yang diberi, tapi aku mencoba untuk tidak menjadikannya sesuatu yang berlebihan, karna aku suka expect too much, jadi. Dan Allah selalu memberi ganti dari apa yang diambil atas kehendaknya, ada seseorang lain yang menghiburku, setidaknya sedikit lelucon lawas garingnya dan kue coklatnya membuat desember ku tak sepenuhnya tertutupi awan kelabu. Dan terima kasih untuk papa yang sudah berjuang, akhirnya kepulangannya kembali kerumah menjadi bagian dari kado istimewa ku juga. Sabar pah ... untuk kado papa yang selanjutnya akan lebih berkesan, rima tau ko yang papa mau :')

Terima Kasih untuk skenario Mu ya Rabb, 2017 ku Ajaib.
Dan selamat datang 2018 , Ya Rabb aku sudah bisikan semua doa-doa ku, semoga ter-acc di 2018 ini yah, hihihi. Aamiin !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar